ZIARAH HABAIB 4

Alhamdulillah,  selesai ziarah kami langsung menuju Masjid  Condet, Jakarta Timur.  Dulu Condet dikenal sebagai  kampaung salak,  akan tetapi seiring dengan perkembangan zaman saat ini Condet tidak lagi dikenal sebagai kampung salak tapi telah berubah menjadi kampung minyak wangi. Kios-kios penjual minyak wangi ini akan terlihat sejak memasuki kawasan condet dari arah cililitan. Kios-kios penjual minyak wangi berjejer di sisi kanan dan kiri Jalan Raya condet yang dikenal sebagai salah satu pusat kemacetan di Jakarta Timur ini.  Umumnya pemilik toko minyak wangi tersebut adalah keturunan orang Arab yang telah pindah ke Condet sejak tahun 1970-an.

Selesai shalat Jumat kami diundang salah seorang Habaib yang rumahnya satu komplek dengan masjid, kami semua mendapat jamuan masakan khas arab…. apalagi kalau bukan sop  kambing, nasi samin dan kari kambing.  Melihat hidangan ini salah seorang paman saya yang sudah puluhan tahun tidak menyentuh daging kambing karena penyakit tekanan darah tinggi  dengan penuh keyakinan karena ini sajian dari  Ahlul Bait Rasulullah, beliau dengan lahap ikut menyantap masakan tersebut sambil berkata ini adalah obat, bukan sumber penyakit.  Alhamdulillah sampai pulang ke kampung halaman beliau tetap sehat-sehat saja.   Memang masakannya sangat khas arabia, cuaca dingin karena hujan lebat juga menambah selera kami.  Kami sangat senang dengan pelayanan mereka.  Jazakumullaah khieran katsieraa.

Hari hampir pukul 14.00 wib, seelah kami ngobrol-ngobrol sejenak kami berangkat menuju Bogor.  Dengan waktu tempuh  kurang lebih 1,5 jam kami memasuki komplek masjid An Nuur Kramat Empang tepatnya  kawasan empang Bogor selatan (tak jauh dari Kebon Raya Bogor). Disinailah  terdapat maqom waliyulloh  yang cukup terkenal di Nusantara bahkan ke negara-negara tetangga, beliau adalah Al Habib Abdullah bin Mukhsin Al-‘Aththas dan murid beliau Al Alwi   bin Muhammad Al Haddad.

Habib Husein (Ocen) Empang Bogor Ramah dan Menyenangkan

Sebelum ziarah, kami terlebih dulu mendatangi habib Abdulllah Al-‘Aththas munsib makam kramat empang dan kemudian mendatangi Habib Hesien Al-‘Aththas atau biasa kami sebut Habib Ocen  yang telah lama kami  kenal dan beliau orangnya sangat baik,ramah dan menyenangkan. Rencana kami ziarah bersama beliau akan tetapi karena beliau mau berobat ke dokter maka ziarah kami lakukan sendiri. Akan tetapi beliau berpesan supaya jangan pulang dulu  dan kami diminta mampir ke rumah beliau  yang berada disebelah selatan masjid. Habis ziarah kami menunggu kedatangan beliau dan begitu beliau datang kami langsung diajak ke rumah beliau. Di rumah beliau yang cukup sederhana kami disuguhi teh manis, kopi, buah-buahan dan tak ketinggalan roti mariam.

Hari hampir magrib kami pun bersiap kembali ke Jakarta  dan besok kami masih akan ziaah lagi  ke Makam Habib Ali bin Abdurrahman Al-Habsyi Kwitang Jakarta Pusat.

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: