ZIARAH HABAIB (3)

Alhamdulillah, komplek masjid Luar Batang mashi belum terlalu ramai, hanya ada beberapa peziarah yang sedang khusyu membaca alqur’an dan bertahlil. Namun kami tidak segera masuk ke lokasi maqam akan tetapi terlebih dahulu menemui “MUNSIB” Luar Batang yakni Habib Novel Alaydarus yang kebetulan sudah berada di ruang khusus untuk menerima tamu persisnya disisi maqam Habib Husein. Kami beserta seluruh rombongan masuk dan mengenalkan diri. Beliau sangat gembira menerima kedatangan kami, beliaau lalu berdoa untuk kami semua agar dikabulkan segala hajat kami dunia dan akhirat, bahkan beliau berdoa sambil mengucurkan air mata karena terharu.

Bersama Habib Novel Alaydarus Luar Batang, muda dan berwibawa

 

Ada  satu pesan beliau yang harus kami ingat bahwa dalam berdoa, apalagi di sisi maqam habib husein, janganlah ragu apakah dikabulkan atau tidak, tetapi yakinlah bahwa Allah pasti mengabulkannya pada waktu yang dikehendakinya. Sebelum pamitan saya berkata dalam hati sebenarnya ingin mengabadikan ziarah ini dengan foto bersama akan tetapi ada rasa sungkan untuk mengungkapkannya, dan MasyaAllah tanpa diduga ternyata beliau bertanya, apakah ada hajat lagi?,  atau mau foto bersama?, alhamdulillah keinginan saya dan ternyata keinginan kami semua telah terkabul.

Ramah terhadap tamu Habib Husein

Sehabis foto  bersama kami kemudian berpamitan dan jemaah laki-laki saling berpelukan dengan beliau dengan hangatnya setelah itu kami menuju maqam Habib Husein Alaydarus. Prosesi ziarah didepan maqam mengabiskan waktu kurang lebih 30 menit. Kami pun meninggalkan lokasi maqam di mesjid tersebut. Rasa puas menyelimuti seluruh kalbu kami, dan kami sangat bersyukur kepada Allah yang telah memberikan karunianya yang begitu luas dan tak lupa kami berterima kasih sekali kepada ayahnda kami Habib Sayid Abdusysyahid Alhasany, karena berkat jasa beliaulah kami dapat bertemu dengan Habib Novel Alaydarus.

Tak terasa hari sudah hampir waktu zuhur, kami bergegas menuju mobil untuk melanjutkan perjalanan ke tempat ziarah yang lain, kondisi Jakarta yang selalu macet membuat perjalanan agak terlambat dan  waktu zuhur semakin dekat, akhirnya diputuskan untuk ziarah ke Condet Jakarta Timur yang jaraknya cukup dekat. Di Condet ini terdapat banyak habaib  yang bermaqam terutama di komplek maqam Al Hawi kira-kira 50 meter di seberang masjid Condet.  Sesampai dicondet nampaknya masih sempat untuk ziarah sebelum shalat Jum’at. Kami langsung menuju kubah Al Hawi dan disini terdapat maqam Habib Ali bin Husein Al Atthas (Habib Ali Bungur) dan Habib Salim bin Jindan.  Kami melakukan tahlil dan doa dipimpin oleh penjaga maqam dan berakhir sebelum azan shalat Jum’at.

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: