Bahaya ‘Ujub

“Begitulah orang-orang yang melampaui batas itu memandang baik apa yang selalu mereka kerjakan.” (QS. Yusuf: 12)

Salah seorang ulama salaf pernah berkata: “Seorang yang ujub akan tertimpa dua kehinaan, akan terbongkar kesalahan-kesalahannya dan akan jatuh martabatnya di mata manusia.”
Salah seorang ahli hikmah berkata: “Ada seorang yang terkena penyakit ujub, akhirnya ia tergelincir dalam kesalahan karena saking ujubnya terhadap diri sendiri. Ada sebuah pelajaran yang dapat kita ambil dari orang itu, ketika ia berusaha jual mahal dengan kemampuan dirinya, maka Imam Syafi’i pun membantahnya seraya berseru di hadapan khalayak ramai: “Barangsiapa yang mengangkat-angkat diri sendiri secara berlebihan, niscaya ALLAH akan menjatuhkan martabatnya.”

Orang yang terkena penyakit ujub akan memandang remeh dosa-dosa yang dilakukannya dan mengang-gapnya bagai angin lalu. Nabi SAW telah mengabarkan kepada kita dalam sebuah hadits: “Orang yang jahat akan melihat dosa-dosanya seperti lalat yang hinggap di hidungnya, dengan santai dapat diusirnya hanya dengan mengibaskan tangan. Adapun seorang mukmin melihat dosa-dosanya bagaikan duduk di bawah kaki gunung yang siap menimpanya.” (HR. Al-Bukhari)

Bisyr Al-Hafi mendefenisikan ujub sebagai berikut: “Yaitu menganggap hanya amalanmu saja yang banyak dan memandang remeh amalan orang lain.”
Baca entri selengkapnya »

Tinggalkan komentar

INDAHNYA BERUMAH TANGGA

Indahnya Berumah Tangga

[ Bag. 1 ]

Kebahagiaan adalah kalimat yang amat dekat dengan kehidupan kita. Sebab setiap manusia mendamba kebahagiaan didalam hidupnya terlebih adalah didalam hidup berumah tangga. Tidak ada orang yang melakukan pernikahan dengan harapan agar hidupnya susah. Akan tetapi kebahagiaan dalam rumah tangga bagi sebagian orang benar-benar sebagai mutiara yang hilang. Mereka terus berusaha untuk mencarinya dengan beragam usaha akan tetapi kebahagiaan tidak kunjung mereka temui. Hal itu bukan karena kebahagian tidak bisa dicari akan tetapi karena yang mencarinya tidak tahu dimana tempatnya, bagaimana cara mencarinya .Orang yang mencari sesuatu yang hilang akan capek dalam pencarianya dan bahkan bisa saja menuai kegagalan biarpun yang dicari amat dekat dari dirinya. Permasalahanya adalah ia tidak tahu dimana tempatnya dan bagaimana mencarinya. Begitu juga dengan makna kebahagiaan,yang sebenarnya amat dekat dan mudah untuk kita dapatkan akan tetapi karena kita salah mencarinya hingga tidak kunjung kita temui.

Kebahagian itu bukan di gedung yang megah atau pantai yang indah, akan tetapi tempatnya adalah dihati kita. Maka sungguh akan sia-sia siapapun yang mencari kebahagiaan yang tidak disadari keberadaanya ada didalam hati. Sepasang suami istri bisa saja menciptakan keindahan dalam rumah tangganya hanya dengan masak bersama didapur di saat hari libur. Hal lain yang harus kita perhatikan untuk mendapatkan kebahagiaa adalah bagaimana cara mencarinya. Didalam segala hal seseorang akan amat tertolong menyelesaikan masalahnya jika bertanya kepada ahlinya. Dalam hal kebahagiaan dalam rumah tangga, kita juga harus bertanya kepada guru kebahagiaan sejati yang tidak hanya mengajari kita bagaimana berbahagia di dunia ini. Lebih dari itu kebahagiaan yang di ajarkan kepada kita adalah kebahagiaan didunia yang di sambung dengan kebahagiaan di akhirat. Guru kebahagian sejati itu adalah Rasulullah SAW.

Yang belajar ilmu kebahagiaan kepada selain Rasulullah akan capek dan sia-sia dalam usahanya. Alangkah banyaknya kebahagiaan semu yang ditawarkan pengelola obyek wisata atau hiburan. Dan alangkah banyaknya orang-orang yang tertipu menerima tawaran tersebut meskipun harus membayar mahal. Akan tetapi ternyata yang didapat adalah kebahagiaan semu sesaat. Sepasang suami istri bisa saja tertawa di tempat itu sesaat, akan tetapi sesampai dirumah atau bahkan di perjalanan pulang permasalahan yang dirasa menggangu kebahagiaanya muncul kembali. Bahkan bisa saja yang di anggap hiburan tersebut ternyata justru menjadi benih perselisihan penghancur kebahagiaan. Itu belum kesusahan yang di rasakan kelak di akhirat karena kemaksiatan yang dilakukan di anggap sebagai hiburan untuk menggapai kebahagiaan.

Baca entri selengkapnya »

Tinggalkan komentar

Ahmad Syarwani Rosyad [ 1 ]

Kuala Kapuas, Kamis 12 Maret 2009

Ini adalah hari-hari terakhir menjelang kelahiran bayi kami yang ketiga, sampai saat ini kami masih belum memeriksakannya ke doker kandungan manapun, namun karena untuk alasan kesehatan bayi  dan ibunya akhirnya atas saran seorang saudara kami memeriksakannya juga ke dokter kandugan.   Kemudian malam itu habis shalat magrib kami  menuju klinik spesialis yang ada di kota Kuala Kapuas.  Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa bayi didalam kandungan tersebut laki-laki dan akan lahir dalam waktu satu pekan ke depan.

Ada perasaan was-was juga meskipun kita berkeyakinan bahwa segala sesuatu telah ditakdirkan oleh Allah sehingga kami jauh-jauh hari selalu minta doa kan pada ulama-ulama dan habaib agar ibu dan bayinya diberikan kesehatan lahir batin dan proses persalinan dapat berjalan dengan baik dan lancar. Begitu pula sebotol air putih dengan doa “pelungsur” dari Al’Allamah KH. Ahmad Syarwani Zuhri telah kami siapkan apabila proses kelahiran sudah mulai ada tanda-tandanya.  Tak lupa pula setiap malam jumat di Majlis kami Mambaul Hasanah yang selalu membaca  Yasin, Ratib Al-‘Aththas dan amaliah lainnya kami selalu meletakkan air putih dengan harapan segala hajat kami termasuk keselamatan kami lahir batin. (bersambung)

2 Komentar

Birrul Walidain (Bakti pada Kedua Orangtua

Siapa yang tak ingin punya anak?.  Anak adalah investasi masa depan, investasi yang bagaimana?, karena anak adalah investasi maka segala sesuatu harus direncanakan, dipersiapkan dan diarahkan sesuai ajaran islam, masalah berhasil atau tidak itu adalah urusan Allah SWT. Ingat bahwa Allah telah berfirman :

“Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka dialah yang mendapat petunjuk; dan barangsiapa yang disesatkan-Nya, maka kamu tidak akan mendapat seorang pemimpinpun yang dapat memberi petunjuk kepadanya..”(Al-Kahfi : 17),

Demikian juga Allah berfirman:

“Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka dialah yang mendapat petunjuk; dan barangsiapa yang disesatkan Allah, maka merekalah orang-orang yang merugi….” (Al-A’raaf : 178)

Allah juga berfirman:

“Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah memberi petunjuk kepada orang yang dikehendaki-Nya..” (Al-Qashash : 56)

ini menunjukkan bahwa manusia hanya berusaha dan ketentuan di tangan Allah.  Bukti-bukti dalam cerita-cerita para Nabi cukup banyak. Sebagi contoh adalah anak  seorang Kan’an anak Nabi Nuh AS  yang durhaka  kepada Allah.

Akan tetapi adalah kewajiban setiap orang tua untuk mengasuh dan mendidik anaknya untuk menjadi seorang yang beriman dan berakhlak mulia.  Lihatlah hadits Nabi SAW  yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah mengenai anak-anak.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra. : Nabi Muhammad Saw pernah bersabda, “setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah (tidak mempersekutukan Allah) tetapi orang tuanya lah yang menjadikan dia seorang yahudi atau nasrani atau majusi sebagaimana seekor hewan melahirkan seekor hewan yang sempurna. Apakah kau melihatnya buntung?” kemudian Abu Hurairah membacakan ayat-ayat suci ini: (tetaplah atas) fitrah Allah yang menciptakan manusia menurut fitrah itu. (Hukum-hukum) ciptaan Allah tidak dapat diubah. Itulah agama yang benar. Tapi sebagian besar manusia tidak mengetahui (QS Ar Rum [30]:30)

Dengan kata lain fitrah adalah iman dan islam.
Saya teringat dengan apa yang disampaikan oleh para guru kita bahwa anak bisa dipilih dengan memilih ibunya, artinya proses menjadikan anak sebagai investasi akhirat dimulai dari seleksi calon ibunya. (Bersambung)

 

Tinggalkan komentar

ZIARAH HABAIB 4

Alhamdulillah,  selesai ziarah kami langsung menuju Masjid  Condet, Jakarta Timur.  Dulu Condet dikenal sebagai  kampaung salak,  akan tetapi seiring dengan perkembangan zaman saat ini Condet tidak lagi dikenal sebagai kampung salak tapi telah berubah menjadi kampung minyak wangi. Kios-kios penjual minyak wangi ini akan terlihat sejak memasuki kawasan condet dari arah cililitan. Kios-kios penjual minyak wangi berjejer di sisi kanan dan kiri Jalan Raya condet yang dikenal sebagai salah satu pusat kemacetan di Jakarta Timur ini.  Umumnya pemilik toko minyak wangi tersebut adalah keturunan orang Arab yang telah pindah ke Condet sejak tahun 1970-an.

Baca entri selengkapnya »

Tinggalkan komentar

Haflah Maulidurrasul 1432H/2011M

Tak terasa kita kembali akan memasuki bulan yang penuh berkah dan termasuk bulan yang cukup diagung-agungkan oleh segenap kamu muslimin khususnya di Indonesia, yakni Bulan Rabi’ul Awwal. Insyaallah untuk yang ke sekian kalinya MAJELIS MAMBA’UL HASANAH KUALA KAPUAS kembali akan melaksanaan perayaan/haflah Maulidurrasul SAW.  Di tahun 1432 H/2011 ini sebagaimana biasa kami  akan mengundang Guru kami Al-“Alimul ‘Allamah Prof. Dr. KH. Ahmad Syarwani Zuhri pimpinan Pondok Pesantern  Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari Balikpapan Kalimantan Timur.

Apabila haflah  ini dapat terlaksana, berarti ini adalah kali yang  kelima kami melaksanakan haflah maulidurrasul dengan penceramah beliau.

Siapakah sebenarnya beliau?……. marilah kita lihat sekilas riwayat hidup Al’allamah yang (mohon ijin) saya ambil dari situs : MAJLIS TA’LIM WA DZIKIR WA MAULID “RAUDHATUT THALIBIN” BALIKPAPAN Baca entri selengkapnya »

2 Komentar

Mengenal Hadits Nabi SAW

SEJARAH DAN JENIS-JENIS HADIS

A. Pendahuluan

Hadits Nabi telah ada sejak awal perkembangan Islam adalah sebuah kenyataan yang tak dapat diragukan lagi. Hadits Nabi merupakan sumber ajaran Islam, di samping al-Qur’an. “Hadits atau disebut juga dengan Sunnah, adalah segala sesuatu yang bersumber atau didasarkan kepada Nabi SAW., baik berupa perketaan, perbuatan, atau taqrir-nya. Hadits, sebagai sumber ajaran Islam setelah al-Qur’an, sejarah perjalanan hadits tidak terpisahkan dari sejarah perjalanan Islam itu sendiri. Akan tetepi, dalam beberapa hal terdapat ciri-ciri tertentu yang spesipik, sehingga dalam mempelajarinya diperlukan pendekatan khusus”.

Baca entri selengkapnya »

Tinggalkan komentar